Tanzania menandatangani kontrak kereta api Sh215 miliar dengan perusahaan Turki
Business

Tanzania menandatangani kontrak kereta api Sh215 miliar dengan perusahaan Turki

Presiden Samia Suluhu Hassan. [Courtesy]

Tanzania kemarin menandatangani kontrak dengan perusahaan Turki Yapi Merkezi untuk membangun jalur kereta api standar sepanjang 368 kilometer (km) yang diperkirakan menelan biaya $1,9 miliar (sekitar Sh214,7 miliar) dan akan didanai oleh pinjaman.

Ini adalah bagian dari jalur 1.219 km yang sedang dibangun Tanzania untuk membantu meningkatkan perdagangan dengan negara-negara tetangga dan Yapi Merkezi sudah membangun dua bagian lain yang hampir selesai.

Bagian yang diumumkan kemarin akan menghubungkan Makutopora dengan Tabora, dua kota di wilayah tengah negara itu, Masanja Kadogosa, Direktur Jenderal Tanzania Railway Corporation (TRC), mengatakan dalam upacara yang disiarkan televisi.

Jalur penuh akan menghubungkan pelabuhan Samudera Hindia Tanzania dan ibukota komersial Dar es Salaam dengan Mwanza, sebuah kota pelabuhan di tepi Danau Victoria yang melintasi perbatasan Tanzania, Uganda dan Kenya.

Presiden Samia Suluhu Hassan mengatakan pada upacara itu bahwa Tanzania akan meminjam untuk membiayai proyek tersebut.

“Kami akan menemukan fasilitas pinjaman yang ramah dan cara terbaik untuk mendapatkan pinjaman. Kami tidak akan mendapatkan uang ini dari retribusi atau pajak domestik,” katanya, seraya menambahkan bahwa mereka memprioritaskan proyek karena menghubungkan Tanzania dengan tetangga regionalnya.

Negara Afrika timur itu saat ini sedang melaksanakan proyek infrastruktur besar untuk mendukung rencana industrialisasinya termasuk bendungan pembangkit listrik tenaga air yang kontroversial 2.115 megawatt yang sedang dibangun di situs warisan dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNesco).

Beberapa mega proyek tersebut dimulai oleh mendiang John Magufuli.

Posted By : pengeluaran hk hari ini