Kembalinya Miguna Miguna yang banyak dipuji ke Kenya sekarang tidak pasti
Main headlines

Kembalinya Miguna Miguna yang banyak dipuji ke Kenya sekarang tidak pasti

Dr Miguna Miguna. [File, Standard]

Kedatangan aktivis Miguna Miguna di Kenya dari Kanada telah menimbulkan gejolak setelah pemerintah mengeluarkan peringatan merah sehubungan dengannya kepada Air France.

Peringatan merah berarti maskapai tidak akan memiliki dia di pesawat mereka.

Dalam sebuah tweet pada hari Senin, Miguna mengatakan dia diberitahu tentang perkembangan baru di Bandara Berlin Brandenburg di Jerman.

Menurut pengacara yang berapi-api, peringatan dikeluarkan pada Senin pagi kepada operator untuk tidak menerbangkannya ke Nairobi.

“Ini untuk memberi tahu warga Kenya dan dunia bahwa pejabat Air France di konter check-in di Bandara Brandenburg Berlin baru saja memberi tahu saya bahwa Pemerintah Kenya mengirimi mereka ‘peringatan merah’ pagi ini bahwa mereka tidak dapat menerbangkan saya ke Nairobi. Saya sedang menunggu polisi,” cuitnya.

Miguna telah memesan tiket pesawat untuk melakukan perjalanan dari Kanada melalui Jerman dan Prancis untuk mendarat di Kenya besok, 16 November 2021.

Dia mengatakan penerbangannya dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Jomo Kenyatta (JKIA) pada Selasa pukul 9 pagi.

Perkembangan baru muncul setelah Pengadilan Tinggi pada hari Jumat menolak untuk mencabut peringatan merah yang dikeluarkan oleh pemerintah terhadap Miguna untuk melakukan perjalanan ke negara itu.

Hakim Hedwig Ong’undi mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Miguna telah dihentikan untuk kembali ke negara itu.

“Tidak ada bukti untuk membuktikan peringatan itu ada. Pengadilan ini tidak dapat memutuskan spekulasi untuk mengabulkan perintah yang dia cari. Kasus diberhentikan,” kata Hakim Hedwig.

Miguna melalui pengacaranya melalui pengacara John Khaminwa mengatakan peringatan itu telah mencegah maskapai Lufthansa dan Air France mengizinkannya naik pesawat untuk tujuan bepergian ke dan memasuki Kenya pada 16 November atau hari lainnya.

“Peringatan merah yang dikeluarkan oleh Jaksa Agung dan Fred Matiang’i kepada dua maskapai atau maskapai lain harus dicabut agar saya bisa melakukan perjalanan ke Kenya,” katanya.

Miguna yang memiliki kewarganegaraan ganda di Kenya dan Kanada dideportasi pada 6 Februari 2018, setelah pemerintah mengklaim dirinya bukan warga negara Kenya.

Namun dia mengajukan petisi di Pengadilan Tinggi di mana pengadilan menyatakan bahwa deportasinya ilegal dan tidak konstitusional.

Miguna melakukan upaya pertamanya untuk kembali ke negara itu pada 26 Maret 2018 tetapi ditolak masuk setelah mendarat di JKIA dan kembali ke Kanada.

Upaya keduanya untuk kembali ke negara itu pada Januari 2020 tetapi setelah mencapai Jerman, ia ditolak hak naik di Lufthansa Airline untuk melakukan perjalanan ke Kenya karena peringatan merah yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada maskapai penerbangan untuk menghentikannya bepergian ke negara itu. .

Mantan Hakim Agung Willy Mutunga dan Presiden LSK Nelson Havi akan menemaninya dalam penerbangannya.

Mutunga mengumumkan pada bulan Oktober bahwa ia akan melakukan perjalanan ke Toronto untuk menemani Miguna Miguna dalam perjalanannya kembali.

Pantau pompa air dari jarak jauh melalui ponsel Anda

Pelacakan dan pemantauan kendaraan bermotor bukanlah hal baru bagi warga Kenya. Persaingan untuk memasang perangkat pelacak yang terjangkau sangat ketat tetapi penting bagi manajer armada yang menerima laporan secara online dan melacak kendaraan dari kenyamanan meja mereka.


Posted By : keluaran hk hari ini