Ethiopia meminta AS untuk berhenti menyebarkan informasi palsu tentang perang
World News

Ethiopia meminta AS untuk berhenti menyebarkan informasi palsu tentang perang

Pemandangan umum cakrawala Addis Ababa, Ethiopia 3 November 2021. [Reuters]

Pemerintah Ethiopia telah meminta Amerika Serikat untuk berhenti menyebarkan kebohongan terhadap negara itu, menteri komunikasi mengatakan pada hari Kamis, setelah Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan tentang potensi “serangan teroris”.

Pemerintah Perdana Menteri Abiy Ahmed dan pasukan pemberontak dari wilayah Tigray di utara telah berperang selama lebih dari satu tahun, dalam konflik yang telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan orang mengungsi di negara berpenduduk terbesar kedua di Afrika itu.

Minggu ini pemerintah Irlandia mengatakan Ethiopia telah mengusir empat dari enam diplomat Irlandia karena sikap Irlandia terhadap konflik tersebut. Juru bicara pemerintah Ethiopia juga telah memperingatkan terhadap ancaman eksternal yang tidak disebutkan namanya dan mengkritik pemerintah Barat atas apa yang mereka katakan sebagai liputan perang yang tidak akurat.

Kebede Dessisa, menteri negara bagian, mengatakan pemerintah AS harus menahan diri dari menyebarkan “berita palsu yang memalukan dan pencemaran nama baik mengenai Ethiopia,” lapor lembaga penyiaran negara EBC.

Dia merujuk pada pernyataan kedutaan AS pada hari Selasa yang mendesak warganya untuk mempertahankan tingkat kewaspadaan yang tinggi karena “kemungkinan berkelanjutan serangan teroris di Ethiopia.”

Awal bulan ini, puluhan ribu orang Etiopia berunjuk rasa di ibu kota untuk mengecam Amerika Serikat atas dugaan campur tangan dalam urusan dalam negeri Etiopia.

Pada hari Kamis, lusinan pengunjuk rasa membawa kemarahan mereka ke kedutaan AS di kota itu, di mana mereka memasang spanduk yang mengatakan “Gangguan Tidak Demokratis” dan “Kebenaran Menang”.

Diminta komentar, seorang pejabat kedutaan AS mengatakan keselamatan warga AS di luar negeri adalah salah satu prioritas tertinggi Departemen Luar Negeri, menambahkan Washington terus mendesak warga AS di Ethiopia untuk berangkat menggunakan penerbangan yang tersedia secara komersial.

Kantor Pers Ethiopia yang dikelola negara mengatakan protes juga terjadi di luar kedutaan Inggris. Tidak mungkin segera menghubungi pemerintah Inggris untuk memberikan komentar. Pada hari Rabu, Inggris meminta warga negaranya untuk segera meninggalkan Ethiopia.

Lebih dari 400.000 orang menghadapi kelaparan di Tigray, kata PBB selama berbulan-bulan.

Konvoi sekitar 40 truk yang membawa pasokan bantuan, termasuk makanan, telah berangkat ke Tigray dari negara tetangga Afar, kata PBB pada Rabu. PBB memperkirakan 100 truk harus memasuki Tigray setiap hari untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan.

Posted By : angka keluar hk